Baccarat merupakan permainan kartu yang membandingkan nilai dua sisi, yaitu Player dan Banker. Peserta juga dapat memilih Tie apabila memperkirakan kedua sisi berakhir dengan nilai yang sama. Memahami Aturan Permainan Baccarat menjadi langkah awal agar proses pembagian kartu, penghitungan nilai, dan penentuan pemenang tidak terasa membingungkan.
Sistem nilai dalam baccarat cukup sederhana. Kartu As bernilai satu, kartu 2 sampai 9 mengikuti angka yang tercetak, sedangkan kartu 10, Jack, Queen, dan King bernilai nol. Nilai tertinggi dalam satu putaran adalah sembilan.
Apabila jumlah dua kartu mencapai dua digit, hanya angka terakhir yang digunakan. Contohnya:
Kartu 8 dan 7 berjumlah 15, sehingga nilainya menjadi 5.
Kartu King dan 6 menghasilkan nilai 6.
Kartu As dan 8 menghasilkan nilai 9.
Kartu 9 dan 4 berjumlah 13, sehingga nilainya menjadi 3.
Sisi yang memperoleh nilai paling dekat dengan sembilan akan memenangkan putaran.
Sebelum dealer membagikan kartu, peserta memilih salah satu posisi berikut:
Player, apabila memperkirakan sisi Player menang.
Banker, apabila memperkirakan sisi Banker menang.
Tie, apabila memperkirakan kedua sisi memiliki nilai sama.
Player dan Banker hanyalah nama dua posisi di meja. Peserta tidak mengendalikan kartu salah satu sisi dan tidak dapat mengambil keputusan untuk meminta kartu tambahan.
Dealer membagikan dua kartu kepada Player dan dua kartu kepada Banker. Setelah itu, nilai kedua sisi dihitung.
Jika salah satu sisi langsung memperoleh nilai delapan atau sembilan dari dua kartu awal, kondisi tersebut disebut natural. Putaran biasanya langsung berakhir tanpa kartu tambahan, kecuali kedua sisi sama-sama mendapatkan natural sehingga nilainya harus dibandingkan.
Dalam praktiknya, Aturan Permainan Baccarat menentukan pembagian kartu ketiga secara otomatis. Player umumnya mengambil kartu tambahan ketika nilai awalnya berada antara 0 sampai 5 dan berhenti ketika mendapatkan 6 atau 7.
Keputusan Banker lebih terperinci karena bergantung pada nilai awal Banker serta kartu ketiga yang diterima Player. Pemula tidak perlu menghafalkan seluruh tabel karena dealer atau sistem menjalankannya secara otomatis.
Misalnya, Player menerima kartu 7 dan 2 sehingga nilainya 9. Banker mendapatkan kartu 5 dan 3 dengan nilai 8. Player dinyatakan menang karena nilainya lebih tinggi.
Contoh lain, Player mendapatkan kartu 9 dan 6. Jumlahnya 15 sehingga nilai akhirnya adalah 5. Banker menerima kartu Queen dan 5, yang juga bernilai 5. Apabila tidak ada perubahan setelah aturan kartu ketiga diterapkan, hasil putaran tersebut adalah Tie.
Kemenangan Player biasanya dibayar 1:1. Kemenangan Banker juga umumnya dibayar 1:1, tetapi sering dikenai komisi tertentu karena sisi Banker mempunyai peluang sedikit berbeda berdasarkan mekanisme kartu ketiga.
Tie menawarkan pembayaran lebih tinggi, tetapi kemunculannya jauh lebih jarang. Beberapa meja juga menyediakan pilihan tambahan seperti Player Pair, Banker Pair, atau Perfect Pair. Setiap pilihan mempunyai aturan dan struktur pembayaran berbeda.
Dengan memahami Aturan Permainan Baccarat, pemula dapat fokus pada tiga pilihan utama tanpa terburu-buru mencoba berbagai taruhan tambahan.
Gunakan nominal yang sudah ditentukan sebelumnya, buat batas dana dan waktu, serta jangan menaikkan taruhan secara agresif untuk mengejar kekalahan. Riwayat hasil sebelumnya juga tidak menjamin hasil putaran berikutnya karena setiap pembagian kartu tetap mempunyai kemungkinan tersendiri.